GR Design Studio

proudly present

image
About

Gustian Ri'pi

A motivated and enthusiastic designer who loves to help people achieve their best possible design concept. Has a trained eye for visual style and will not stop discovering new things.

Gustian is a graduate of the Informatics Engineering Bachelor Program at Brawijaya University, Malang. He has strong interests in art, design, and video as communication devices and social change agents as well as creative industry developments. She believe in the spirit of teamwork and the comprehensive results we can generate from it.


Education
University of Brawijaya

Malang, East Java

Makale 1 Senior High School

Tana Toraja, South Sulawesi

Makale 1 Junior High School

Tana Toraja, South Sulawesi


Experience
Graphic Designer

Jawara Express Advertising

Graphic Designer

Grafika Advertising

Creative Design

IFL Chapter Malang


Passion
Graphic Design
Web Programming
Visual Branding
Digital Marketing

Step 1

Briefing

Step 2

Designing

Step 3

Client Feeback

Step 4

Final Delivery

WHAT CAN I DO

Web Design

Good web designers know how to use the principles of design to create a site that looks great.

Responsive Design

Designers do much more than make a site “look pretty.” we truly dictate the responsibility of a website’s interface

Graphic Design

Focus is on innovative, creative design that stays out of the box

Social Media

Fusce quis volutpat porta, ut tincidunt eros est nec diam erat quis volutpat porta

Photographic

Fusce quis volutpat porta, ut tincidunt eros est nec diam erat quis volutpat porta

Unlimited Support

Fusce quis volutpat porta, ut tincidunt eros est nec diam erat quis volutpat porta

SOME OF WORK

Untuk Palu

Memulihkan korban bencana Sulawesi Tengah tidak mudah jika dijalani sendirian. Saya mengajak kamu untuk mewujudkan hari yang lebih cerah untuk mereka.
Gustian Ri'pi

Halo, teman-teman semua! 

Aku Gustian Ripi,

Betapa perih hati ini mendengar kabar bencana gempa di Donggala yang disertai Tsunami yang menyerang Palu dan sekitarnya pada Jumat 28 September 2018 lalu. Peristiwa kelam itu menyisakan duka yang dalam bagi mereka yang kehilangan keluarga serta tempat tinggal.

Yang paling tragis adalah korban yang diakibatkan bencana tersebut. 2.045 korban meninggal, lebih dari 82.000 mengungsi, dan 671 orang dikabarkan masih hilang.

Tak hanya menyisakan duka mendalam, bencana di Sulteng juga menghancurkan 67.310 unit rumah.

Aku enggak akan biarkan mereka menderita lebih jauh lagi atas musibah ini. Aku ingin berbuat sesuatu untuk membantu mereka. Namun tentunya aku gak berdaya apa-apa jika berjalan sendirian. 

Oleh karena itu, aku mau mengajak kamu untuk mendukung Wahana Visi Indonesia untuk bantu salurkan bantuan bagi mereka 82.000 pengungsi. Aku percaya, kita bisa melakukan itu jika kita menyatukan kekuatan kita.

Yuk, bersama kita pulihkan Sulawesi Tengah! Bantuanmu sangat berarti untuk kembalikan tawa mereka di pengungsian. 

Teman-teman bisa berdonasi di link berikut: https://kitabisa.com/gustianforpalu

Nggak peduli berapapun nominalnya, bantuan kalian akan sangat berarti!

Share a little love. We all have healing to do. Let's help each other.

Mimpi dan Harapanku Untuk Indonesia

“Impian adalah cita-cita, dan cita-cita mengajarkanmu untuk bersabar”

Setiap orang pasti mempunyai harapan dan mimpi, begitupun saya, sewaktu kecil saya sering sekali bermimpi-mimpi ingin jadi Pejabat Publik tapi begitu sadar, saya berpikir-pikir lagi. Karena setiap orang juga harus mempunyai jalan hidup masing-masing.

Akhirnya dengan dukungan orang tua dan setelah mengetahui bakat, saya memutuskan untuk menjadi seorang cretaivepreneur. Tapi rasanya sulit untuk mewujudkan itu secepat mungkin, dan memang perjuangan untuk mendapatkan hasil yang baik juga butuh proses yang baik pula.

Lalu apa sih yang kita harapankan dari Indonesia ini?
Sumber Gambar: google images

Di negeri kita ini terdapat banyak kekayaan, sumber daya alam yang melimpah dan yang paling penting adalah rakyat nya yang katanya ramah tamah, bermusyawarah dan suka bergotong royong. Budaya saling menghormati di Indonesia seperti wajib dan itu sangat kental di daerah manapun di Indonesia. Walaupun indonesia terdiri dari beberapa suku, ras budaya, dan tradisi daerah masing-masing tapi, negara Indonesia dikenali dengan kemajemukkan suku dan bertoleransi tinggi, dan semua itu tidak menjadi suatu perbedaan dan perpecahan melainkan perbedaan itu menjadikan sikap toleransi juga akan memunculkan sikap saling menghargai budaya dan daerah yang lain. 

Sumber Gambar: inilah.com

Harapan saya untuk bangsa Indonesia tercinta semoga bangsa Indonesia bisa tetap hidup rukun dan damai bersatu, tercipta rasa aman, keadilan dan tegaknya hukum yang berlaku. Saya juga mendambakan Indonesia bebas korupsi dan narkoba di masa depan. 

Allah tidak akan merubah nasib hambanya melainkan hambanya yang berusaha untuk mengubahnya.

"Impian bisa dicapai dengan kerja keras, integritas, etos kerja, kejujuran, sehingga kita dapat bersaing dengan bangsa lain. Kompetisi adalah tantangan. Saya yakin kita mampu wujudkan impian itu," Presiden Indonesia “ - Joko Widodo

Selamat Hari Sumpah Pemuda!

Inilah 3 Supporter Terbaik di Universitas Brawijaya

Suporter adalah orang yang memberikan dukungan atau sokongan dalam satu pertandingan, demikian KBBI mendefinisikannya. Pengertian ini tidak merujuk pada pertandingan yang spesifik, namun keberadaan suporter pada kenyataannya begitu lekat dengan pertandingan olahraga. Daniel L. Wann menyebut suporter yang menyaksikan pertandingan olahraga sebagai pribadi yang aktif secara fisik, politik dan sosial. Oleh karena itu keberadaan suporter bukan hanya soal dukungan. Suporter membuat pertandingan menjadi lebih berkesan dan dinamis. Bahkan tak jarang keberadaan suporter justru lebih menonjol dan menarik perhatian ketimbang pertandingannya sendiri.

Namun kali ini saya tidak akan membahas tentang "Aremania" yang kerap menjadi the best supporter dalam kancah sepak bola indonesia itu. 

Dalam postingan kali ini saya akan mengulas 3 supporter di kampus saya yang sangat fanatik dalam mendukung Fakultasnya dalam berbagai ajang bergengsi antar fakultas sebut saja Olimpiade Brawijaya (OB) dan Brawijaya Futsal League (BFL). 2 event ini seolah menjadi ajang pembuktian dan eksistensi bagi supporter fakultas yang ada di Universitas Brawijaya.

Namun sepanjang pengamatan saya selama kuliah di kampus ini, inilah 3 supporter terbaik yang sering mencuri perhatian publik, check it out..

1. Ultras FEB



Dalam ajang Olmpiade Brawijaya (OB) 2016, Prestasi tidak hanya datang dari atlet-atlet yang bertanding dalam OB, supporter FEB yang dikenal dengan nama “Ultras” juga menjadi trend center dalam ajang tersebut. 

Ultras sendiri berarti supporter dengan kreativitas secara total, artinya segala atribut dan perlengkapan yang digunakan dalam OB dibuat sendiri, seperti spanduk, bendera 3D, paper mob, dan lain-lain. Tujuan mendasar dibentuknya Ultras adalah untuk mempererat tali persaudaraan FEB secara informal baik yang berasal dari jurusan Akuntansi, Manajemen, maupun Ilmu Ekonomi. Hal ini kemudian diatribusikan dalam bentuk totalitas dukungan kepada atlet FEB yang berlaga dalam ajang OB 2016.


Dalam mendukung tim FEB di gelanggang pertandingan, Ultras tampil memukau dengan menggelorakan jargon dan yel-yel FEB, lengkap dengan kibaran bendera FEB dan papermob. Lebih dari 200 supporter FEB memadati Gor Pertamina UB, dengan salah satu jargon andalannya yaitu, “FEB SATU JIWA!”.

Salah satu supporter FEB, Faiz Baihaqi, merasa bangga dan senang FEB dapat meraih juara sebagai “The Best Supporter” dalam ajang OB 2016. Dukungan kepada atlet FEB yang berlaga diharapkan tidak hnya berhenti sampai pada OB, melainkan tetap berlanjut pada ajang lain dan tahun-tahun berikutnya.

2. Orange Force FISIP


Orange Force adalah wadah untuk menyalurkan minat pada supporter FISIP, Awalnya Orange Force didirikan tahun 2015. Walaupun orange force baru berumur 2 tahunan tetapi orange force telah meraih prestasi sebagai "best supporter" pada Olimpiade Tempo Doeloe 2015, 2016, 2017 dan "best supporter" pada BFL (Brawijaya Futsal League) 2015 dan 2016. Semua mahasiswa FISIP merupakan bagian dari orange force, karena orange force bukan tentang aku, kamu atau dia tapi kita semua orange force. 



Orange Force hadir sebagai alat pemersatu seluruh mahasiswa FISIP tanpa kecuali. Orange Force tidak dimiliki siapa pun tapi siapa pun itu memiliki jiwa Orange Force. Orange Force adalah Wadah masyarakat fisip untuk membuktikan serta menunjukan bagaimana rasa kecintaan terhadap fakultas mereka dengan cara mendukung setiap atlet yang berlaga serta menjadikan fisip bukan hanya institusi pendidikan namun wahana persatuan masyarakatnya. Supporter FISIP juga punya slogan "Tanah Jingga, Tanah Juara".

3. FILKOM Ranger


Filkom Ranger adalah komunitas basis supporter yang ada di Filkom. Komunitas yang berawal dari beberapa orang dari tiap tiap lembaga yang terbentuk pada tahun 2015 dan di beri nama Supporter Filkom. Dan pada seiringnya waktu kami sepakat untuk memberi julukan yaitu Filkom Ranger. 


Filkom Ranger sendiri merupakan sebuah komunitas yang bersifat INDEPENDEN. Dimana komunitas tersebut tidak terikat oleh lembaga manapun. Jadi, siapapun kamu, dari jurusan apapun kamu, dari angkatan berapapun kamu, dan dari lembaga apapun kamu, asalkan kamu FILKOM kamu bisa join di Filkom Ranger. Karena, disini kami hanya sekedar melepas penat dari kegiatan kampus, dan meramaikan tribun ketika atlet Filkom sedang berlaga.

Ada Fakultas Kamu?
Jadi supporter yang fanatik boleh-boleh aja, asal jangan sampai melampaui batas dan merugikan orang lain ya guys!

Nah, ini sedikit tips gimana biar fakultas kamu bisa jadi penonton atau supporter yang baik, yuk budidayakan hal-hal positif ini:

1. Sportif dan Tepuk Tangan

Kesal dan kecewa memang sudah pasti kalau tim idola kamu kalah, tapi bukan berarti kamu bisa meluapkan amarah kamu dengan ngamuk-ngamuk di bangku penonton dan bahkan sampai melukai orang lain kan?

2. Nyanyikan Lagu Kebangsaan Tim Kamu

Biasanya setiap tim punya lagu kebangsaan seperti tim-tim sepak bola kelas dunia. Kalau gak ada coba kamu asal bikin aja lagu sendiri dan nyanyikan atau teriakan lagu itu saat tim kesayangan kamu berlaga.

3. Ajang Cari Kawan Bukan Lawan

STOP cari musuh! Memang buat hal yang satu ini agak sulit karena jarang sekali ada supporter lawan yang menjadi teman, karena biasanya yang dilakukan oleh supporter-supporter fanatik yaitu saling adu mulut sampai adu jotos, bahkan ada yang sampai lempar-lemparan berbagai macam barang yang bisa mencelakai orang lain. Coba deh sekali-kali daripada kamu malah tambah musuh mendingan kamu ajak supporter lawan untuk menjadi kawan. Tambah teman kan lebih baik. 

4. Tanamkan Jiwa Cinta Damai Di Hati

Kalau ada supporter lawan yang mengganggu kamu atau mencoba memprovokasi keributan, diamkan saja. Lebih baik kamu sabar dan menghindar, jangan sampai kena umpan orang-orang yang gak bertanggung jawab. Wajar kalau kamu bete atau kesal saat ada orang yang memancing emosi kamu, tapi biarin aja, anggap aja anjing menggonggong kafilah berlalu. Jangan gubris mereka yang gak penting dan hanya cari gara-gara, yang ada nanti malah kamu yang rugi akibat kelakuan mereka.

Nah, stay Peace, love, and be cool!

Pengalaman dan Suka Duka Menjadi Asisten Praktikum di Kampus

Gustian Ri'pi_Asisten Parktikum_Sertifikat
Sertifikat Asisten 

Ada banyak sebutan di berbagai fakultas, Asisten Lab (Aslab)/ Asisten Dosen (Asdos) / Asisten Parktikum (Asprak) yang intinya bertugas untuk membantu dosen saat mengajar mata kuliah ber-praktikum. 

Pendaftaran asisten praktikum Desain dan Pemrograman Web di FILKOM UB dibuka setiap semester genap. Untuk mendaftar asisten banyak kriteria dan seleksi yang harus ditempuh. Diantaranya adalah mahasiswa aktif FILKOM UB, pernah menempuh mata kuliah yang dipilih dengan nilai minimal B. Tentu para asisten adalah orang-orang pilihan sesuai kriteria kampus.

Aku pertama kali mendaftar asisten saat masuk semester 6 tahun ajaran 2015/2016. Motivasi utama saya mendaftar waktu itu adalah ingin melawan kelemahan saya, karena saya tergolong orang introvert, terkadang sulit sekali bagi saya untuk berbicara di depan umum, kadang merasa gugup atau istilah kerennya nervous ketika harus berbicara di depan banyak orang. Niatku yang paling utama adalah melatih komunikasi verbalku didepan orang banyak.

Akhirnya aku membulatkan tekad untuk mendaftar, setelah lolos proses seleksi berkas, lalu tes kemampuan, hingga akhirnya tanggal pengumuman pun tiba. Nama saya nongol juga di urutan ke-4 dari 18 orang terpilih waktu itu. Tidak ada kata lain yang bisa saya katakan selain "Puji Tuhan" ketika saya akhirnya diterima menjadi Asisten Praktikum Desain dan Pemrograman Web selama satu semester ini. 

Gustian Ri'pi - Asisten Praktikum FILKOM UB
Link: https://filkom.ub.ac.id/page/read/pengumuman/new-member-assistant-web-programming-semester-2015-2016/0552bcf

Dengan saya menjadi Asisten Praktikum ini, saya dituntut untuk bisa berbicara dihadapan 45 orang junior saya sendiri, walaupun ada juga beberapa teman seangkatan yang juga ikut menjadi "praktikan" saya bahkan ada yang angkatannya diatas saya, karena dia mengulang mata kuliah tersebut. 

Waktu pertama kali masuk kelas (pertemuan pertama), aku masih mempunyai perasan canggung dan teman-temannya. Praktikan pun masih pada kalem, malu-malu dan kelihatan bingung. jadi nya kita sama-sama bingung hehe. Okeh semangat, ini adalah tempatku belajar dan berproses.

Disini saya bisa belajar bagiamana caranya membagi waktu antara belajar untuk kuliah saya sendiri, untuk belajar lagi materi yang akan saya sampaikan kepada praktikan saya (maklum lah sudah satu tahun tidak mempelajarinya secara lebih mendalam), tandatangan laporan mereka, sama tentu saja waktu untuk organisasi dan diri saya sendiri. Itu merupakan hal yang sungguh repot jika saya tidak dapat memanajemen waktu dengan baik.

Ga enaknya sedikit terasa ketika saya harus memeriksa 2 laporan per anak per minggu. jadi total laporan yang diperiksa adalah 2 laporan x45 anak = 90 laporan setiap seminggu. Ini adalah kewajiban semua asisten praktikum untuk memeriksa dan menilai semua laporan praktikan disetiap pertemuan.

Namun disini aku mulai terbiasa dan berusaha menjaga sikap baik, kakak asisten pasti akan dikenali oleh adik-adik kelasnya. Meskipun kadang lupa namanya, wajah biasanya selalu teringat. Menebar senyuman dan memberikan contoh perilaku yang baik adalah pelajaran moral yang harus aku biasakan. Sapaan dari teman-teman mahasiswa lingkungan kampus banyak aku dapatkan.

Menyenangkan aku bisa berbagi ilmu sekaligus belajar dari mereka dan punya banyak kenalan teman-teman baru dan relasi baru. Ada yang aku kenal, ada yang cuma mengenal tanpa tahu namanya, dan ada yang memang tidak hafal sama sekali.

Selain memeriksa laporan, asisten juga menilai final projek di akhir pertemuan, lalu merekap semua nilai untuk di serahkan ke Dosen pengampuh kelas tersebut. Singkat cerita bersyukur saya bisa melalui semua proses ini sampai akhir dan saya tidak telat dalam menyetor nilai ke dosen.

Semester Genap tahun ajaran 2016/2017 tak terasa saya sudah masuk semester tua (semester 8). Saat teman-teman saya sudah pada sibuk Skripsi-an, saya justru mendaftarkan diri lagi sebagai asisten praktikum untuk mata kuliah yang sama, Puji Tuhan aku diterima lagi.

Kesan Saya..

Menyenangkan, bisa berbagi ilmu walaupun belum seberapa, 
Menurutku, aku perlu banyak belajar lagi. dan yang paling seneng adalah bisa berbagi spirit 😀

Menurut pandangan pribadiku, menjadi seorang asisten praktikum adalah salah satu peluang, juga wadah untuk mengembangkan potensi diri. Memang, setelah saya sendiri menjadi Asisten Praktikum, saya perlahan menjadi lebih pede atau bahasa kerennya cool untuk menghadapi mengendalikan orang-orang yang sedang memperhatikan saya. 

Amazing, menambah pengalaman menarik serta menambah wawasan dari apa yang sudah aku pelajari. Mempunyai banyak teman dan lebih kenal dekat dengan dosen, sebagai penghargaan aku dapat sertifikat dan uang buat jajan. 😀

Sebagai penutup dari curhatan ini, saya juga ingin berbagi kesan dan pesan yang saya dapat dari beberapa praktikan saya.Beberapa yang membuat saya tersenyum membacanya. ada yang minta nilainya ditambah. ada yang bilang saya ngajarnya galak? hmm perasaan enggak deh. Banyak pula yang mendoakan agar cepat wisuda.. amin. 

Gustian Ri'pi_Asisten Parktikum_1

Gustian Ri'pi_Asisten Parktikum_1

Gustian Ri'pi_Asisten Parktikum_1

Gustian Ri'pi_Asisten Parktikum_1

Gustian Ri'pi_Asisten Parktikum_1

Gustian Ri'pi_Asisten Parktikum_1

Gustian Ri'pi_Asisten Parktikum_1

Gustian Ri'pi_Asisten Parktikum_1

Gustian Ri'pi_Asisten Parktikum_1

Gustian Ri'pi_Asisten Parktikum_1

Gustian Ri'pi_Asisten Parktikum_1

Gustian Ri'pi_Asisten Parktikum_1

Gustian Ri'pi_Asisten Parktikum_1

Ternyata praktikan saya banyak yang pintar dan humoris, sopan dan ramah, kritis dan cerdas. Mereka jauh jauh jauh jauuuuhhh lebih menyenangkan daripada yang saya duga. terima kasih atas doa-doanya semoga kembali ke kalian, terima kasih juga untuk masukan/saran dan kerja samanya selama satu semester guys :)

Start Work With Me

Contact Us
GUSTIAN RI'PI
+62 81 234 959 434
Malang, Indonesia